Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 22 Februari 2017

Program Rumah KPR di Jakarta 5 tahun ke depan

Program Rumah KPR di Jakarta 5 tahun ke depan -  beberapa waktu yang lalu, media layar televisi Indonesia dihiasi dengan ramainya hiruk pikuk pilkada di DKI Jakarta, meskipun saya pribadi yang bukan asli dari Jakarta dan berdomisili di Kalimantan, tetapi setidaknya pilkada DKI ini seperti ramainya pilkada Presiden saja, mengapa demikian, Karena berita yang tayang dan dikabarkan di TV memang kebanyakan berisi dengan berbagai berita Pilkada DKI tersebut. Nah, saya kali ini ingin membahas salah satu program pasangan calon DKI yang menurut saya merupakan salah satu gebrakan bagus dalam kemajuan pembangunan di DKI.

Program rumah DP 0%, yaa,,,program tersebut merupakan program yang menurut saya salah satu program yang sangat bagus, karena dengan adanya DP 0% tersebut maka akan menarik warga untuk berpindah rumah dan pastinya tidak memberatkan mereka, seperti yang kita ketahui untuk mendapatkan Rumah KPR kita harus membayar DP yang banyak dulu, seperti 10jt atau lebih, sehingga bagi masyarakat yang tidak mempunyai uang untuk membayar DP terpaksa niat untuk ikut program KPR tersebut pupus, dan akhirnya mereka lebih memilih ngontrak atau ngekos saja. 

Memang kalau melihat dari perkembangan Rumah KPR ini, kredit dengan rumah begini memang dalam kacamata Islam adalah termasuk hal riba, sehingga para Ulama menyarankan untuk langsung membeli secara kontan atau cash saja atau menabung dulu kemudian tinggal sementara di kontrakan, disbanding menjalani hidup dengan tinggal di KPR yang penuh dengan Riba. Waktu berlalu, masyarakat mulai menyadari hal ini, begitu juga para developer atau pengembang, juga banyak yang memahami hukum Islam sehingga mereka pun menerapkan hal tersebut ke dalam jual beli perumahan ini, pernah saya temui perumahan yang syar’ie, dalam penerapannya mereka tidak menggunakan system riba tersebut, tetapi mereka hanya membayar dengan uang kesepakatan tanpa tambahan atau bunga dari pembayaran tersebut.

Saya sangat setuju kalau system perumahan seperti ini, terlebih lagi, kita aman dari hukum Riba dan pastinya kita nyaman ketika mendiami rumah kita tersebut, terlebih ini masalah kenyamanan hati saja bagi orang muslim. Sekedar masukan saja bagi para pengembang seluruh Indonesia, terapkan hal ini untuk menarik pembelian masyarakat terhadap KPR ini, dan melihat dengan pangsa pasar, misalnya mayoritas warga seperti apa, sehingga kalau kita melihat hal tersebut, bias diperkirakan pembelian akan meningkat tajam.
Salam acak-acak

0 on: "Program Rumah KPR di Jakarta 5 tahun ke depan"